Disney Sudah Mendapat Profit dari Pembelian Lucasfilm

No Comments
Enam tahun berlalu sejak Disney membeli Lucasfilm untuk menghidupkan kembali franchise Star Wars, 'The House of Mouse' sudah mulai mendapatkan keuntungan dari investasi mereka sebesar $ 4 miliar. Ketika George Lucas mengakhiri trilogi prekuel-nya dengan Revenge of the Sith pada tahun 2005, banyak yang percaya bahwa saga Skywalker telah berakhir dan tidak akan lagi ada film di 'galaxy far, far away'. Dan tentu saja, perkiraan banyak orang salah mengingat Star Wars kini bersama dengan Marvel dan Pixar berdiri sebagai roda penggerak utama dalam dinasti media raksasa Disney. empat film telah dirilis di era ini, dengan masih banyak lagi yang akan datang.


Wajar bila orang menilai bahwa Disney terlalu berambisi dan bergegas dalam merilis konten Star Wars, tetapi sulit untuk membantah hasilnya. Selain Solo: A Star Wars Story yang gagal di box office, kuartet film Star Wars modern lainnya berhasil meraup hampir $ 5 miliar di seluruh dunia dari penjualan tiket, dan itu baru permukaannya. Jika turut menghitung semua sudut yang menggunakan merek Star Wars, Disney benar-benar menikmati hasilnya.

Menurut CNBC, Star Wars adalah aset yang sangat menguntungkan bagi Disney. Selain pemasukan dari box office (yang melebihi harga penjualan Lucasfilm itu sendiri), ada sejumlah besar pendapatan yang dihasilkan dari sumber lain - seperti penjualan media rumah. Star Wars juga masih merupakan raksasa merchandising dengan banyak mainan dan materi tie-in untuk setiap perilisan film. Tidak ada margin keuntungan yang konkrit, tetapi analis comScore, Paul Dergarabedian mengatakan bahwa Disney telah mendapatkan lebih dari investasi awal mereka sebesar $ 4 miliar.

Tentu saja, angka-angka ini hanya akan terus bertambah seiring waktu. 2019 ditargetkan menjadi tahun yang besar bagi Star Wars, karena akan menjadi tahun perilisan Episode IX (yang akan dengan mudah meraup setidaknya $ 1 miliar di seluruh dunia), pemutaran perdana acara TV The Mandalorian, serta pembukaan Galaxy's Edge di lokasi taman hiburan Disney's California dan Florida. Galaxy's Edge khususnya akan menjadi mesin pencetak uang sepanjang tahun (terutama di beberapa bulan pertama), karena para penggemar akan berduyun-duyun datang untuk mencoba atraksi dan merasakan pengalaman Star Wars universe untuk pertama kalinya. Disney juga akan mencoba untuk meraup keuntungan dari franchise Indiana Jones milik Lucasfilm dengan film barunya di tahun 2021 dan mungkin Hollywood Studios mini-land.



Star Wars mengalami pasang surut tahun lalu dan Lucasfilm terpaksa harus memikirkan kembali strategi mereka menyusul performa buruk Solo. Film spin-off lainnya seperti film Boba Fett yang sempat dirumorkan terpaksa dibatalkan untuk saat ini, karena Disney merencanakan perlambatan pasca Episode IX. Namun, jika melihat perencanaan yang lebih besar dan menyeluruh, bisa dibilang bahwa ini adalah investasi yang sangat cerdas oleh Bob Iger dan tidak heran jika presiden Lucasfilm Kathleen Kennedy akan tetap menjabat di posisinya dalam beberapa tahun kedepan. Pihak studio memiliki beberapa hal menarik dalam perencanaan di masa depan, maka menarik untuk melihat apa yang akan terjadi.



back to top