Trivia Time: ' A Star is Born'

No Comments
Tahukah anda bahwa Bradley Cooper berlatih bernyanyi dan main gitar untuk perannya? Itu dan berbagai trivia lain mengenai 'A Star is Born' dapat anda temukan disini.

Terkadang cerita di belakang layar tak kalah seru dari apa yang kita saksikan di layar. Oleh karena itu, hadirlah rubrik santai & gak penting 'Trivia Time' untuk memuaskan dahaga anda akan fakta-fakta menarik mengenai produksi sebuah film. Ini bisa menambah wawasan sekaligus mengisi waktu luang anda. Dan (yang paling penting) bisa dipakai buat pamer ke teman-teman. Ayo buat mereka terjungkal dengan khazanah perfilman anda!

  • A Star is Born premier pada 31 Agustus di Venice Film Festival dan mendapat standing ovation dari penonton selama 8 menit.

  • Film ini merupakan remake keempat dari A Star is Born. Sejauh ini, sudah ada 5 versi resmi dari A Star is Born. Yang pertama adalah rilisan tahun 1937 yang dibintangi Janet Gaynor & Fredric March. Yang kedua (dan mungkin yang paling sukses dimana mendapat 6 nominasi Oscar) adalah rilisan tahun 1954 yang dibintangi Judy Garland & James Mason. Berikutnya, rilisan 1976 yang dibintangi Barbra Streisand & Kris Kristofferson. Di belahan dunia lain, ada Aashiqui 2 yang dibintangi Aditya Roy Kapur & Shraddha Kapoor. Yang terakhir ini, dibintangi oleh Lady Gaga & Bradley Cooper.

  • Barangkali sudah anda tahu, selain bermain sebagai karakter utama Jackson Maine, Bradley Cooper juga bertindak sebagai sutradara dan produser.

  • Film ini sebetulnya sudah dikembangkan sejak 2011, dimana Clint Eastwood direncanakan duduk di kursi sutradara dan Beyonce memerankan karakter Ally. Beberapa aktor yang dipertimbangkan untuk peran Jackson adalah Christian Bale, Leonardo DiCaprio, Tom Cruise, Johnny Depp, dan Will Smith. Namun proyek ini ditunda karena kehamilan Beyonce.

  • Studio Warner Bros dan para produser keukeuh ingin merekrut Beyonce. Namun pada 9 Oktober 2012, Beyonce mengundurkan diri karena memilih untuk fokus di musik. Eastwood kemudian tertarik untuk menggantikannya dengan Esperanza Spalding. Di titik ini, Cooper kabarnya sudah menjalani negosiasi untuk bergabung.

  • Pada Maret 2016, Cooper dipastikan untuk bermain sekaligus menjadi sutradara, menandai debutnya mengarahkan di belakang layar. Cooper mengaku bahwa sebelum masuk ke dunia akting, mimpinya adalah menjadi sutradara. Ia sudah merencanakan visi untuk film ini saat bekerja sebagai produser di film American Sniper-nya Clint Eastwood.

  • Lady Gaga bergabung pada Agustus 2016. Cooper harus berjuang keras untuk meyakinkan Warner Bros supaya merekrut Gaga. Untuk itu, Cooper menunjukkan rekaman saat ia dan Gaga berduet menyanyikan lagu "Midnight Special"-nya Creedence Clearwater Revival yang direkam di rumah Gaga. Setelah menyaksikan screentest Cooper dan Gaga, eksekutif Warner Bros terkesan dengan chemistry mereka kemudian memberi restu... Untuk melanjutkan proyek filmnya, maksud saya.

  • Peran kakak Jackson, Bobby Maine awalnya dipertimbangkan untuk Ray Liotta sebelum akhirnya jatuh kepada Sam Elliott. Sementara itu, Andrew Dice Clay mengalahkan Robert De Niro, John Turturro, dan John Travolta untuk peran ayah Ally, Lorenzo.

  • Cooper begitu terkesan dengan penampilan Lady Gaga membawakan lagu klasik Prancies "La Vie en Rose" di malam amal yang diselenggarakan filantropis Sean Parker, sehingga ia meminta Gaga untuk memasukkannya ke dalam film.

  • Cooper mengaku bahwa Lady Gaga lah yang meyakinkannya agar mereka bernyanyi secara live. Gaga bilang bahwa ia benci menonton film yang aktornya suka meleset saat bernyanyi lip-sync. Agar tidak kejadian begini, mereka memutuskan untuk syuting adegan bernyanyi secara live.

  • Oleh karena itu, Cooper mengambil kelas vokal selama beberapa bulan dengan panduan pelatih veteran Tim Monich.

  • Agar bisa tampil sebagai musisi sungguhan, Cooper juga belajar bermain gitar dengan bimbingan dari Lukas Nelson, anak dari musisi country legendaris, Willie Nelson. Bersama Lukas Nelson, Cooper berlatih hampir setiap malam selama setahun di basement-nya.

  • Cooper berniat mengajak Lukas Nelson untuk membantunya dalam film ini setelah melihat Nelson tampil di festival Desert Trip. Nelson setuju dan kemudian menulis beberapa lagu bersama Lady Gaga. Dalam beberapa penampilan panggung karakter Jackson Maine, Cooper didukung oleh band Nelson, Lukas Nelson & Promise of the Real.

  • Cooper mengklaim bahwa estetika film ini terinspirasi dari konser Metallica yang disaksikannya saat masih kecil.

  • Salah satu penulis skrip, Will Fetter bilang bahwa ia terinspirasi oleh frontman Nirvana, Kurt Cobain. Sementara itu, Cooper yang juga ikut menulis skrip, mengaku inspirasinya adalah frontman Pearl Jam, Eddie Vedder. Nah bagi yang tahu dengan peta musik grunge 90-an (kena deh—kalau tahu berarti anda sudah uzur~), Nirvana dan Pearl Jam ini adalah rival bebuyutan. Untung Fetter dan Cooper tidak ikut-ikutan berantem.

  • Dari yang saya lihat di film, gaya vokal dan pembawaan Cooper memang lebih mirip dengan Eddie Vedder. Rupanya, Cooper memang berkonsultasi dengan Vedder (yakali mau konsul sama almarhum Kurt Cobain). Cooper bilang bahwa ia "menghabiskan 4 atau 5 hari dan melemparkan 9000 pertanyaan" kepada Vedder soal kehidupan musisi. Vedder malah sempat memperingatkan Cooper, "Bro, jangan lakukan [garap film] itu."

  • Sama seperti karakter Jackson, Cooper harus berkutat dengan kecanduan alkohol dan narkoba. Cooper pulih di umur 29 tahun dan bilang bahwa ini menyelamatkan karir dan hidupnya.

  • Karakter Ally bilang bahwa ia ditolak oleh label rekaman karena penampilan fisiknya, terutama karena hidungnya yang besar. Di awal karirnya, Lady Gaga sendiri pernah diminta untuk melakukan operasi hidung.

  • Untuk memerankan Ally, Lady Gaga yang dikenal berambut pirang/blonde (yah setidaknya saat tidak berambut biru, putih, pink, hijau, dll) harus kembali menjadi brunette. Saya bilang "kembali", karena aslinya Lady Gaga memang berambut coklat.

  • Oke anda mungkin masih ingin bertanya: koneksi real life apa berikutnya yang ada di film? Anjing peliharaan Jackson di film rupanya memang peliharaan Cooper di dunia nyata.

  • Principal photography dimulai di festival musik Coachella pada April 2017. Para pengunjung festival diperbolehkan untuk melihat proses syuting dengan membayar $10.

  • Adegan pembuka, dimana Jackson Maine menyanyikan lagu "Black Eyes", difilmkan saat konser country di California. Penampilan Cooper ini diselipkan di antara penampilan Jamey Johnson dan Willie Nelson. Adegan ini diambil dalam satu take saja yang memakan waktu 10 menit.

  • Beberapa penampilan Cooper lainnya diambil di festival musik Glastonbury 2017. Ia tampil di Pyramid Stage, panggung paling ikonik di festival Glastonbury, tepat sebelum penampilan live Kris Kristofferson. Sungguh sebuah kebetulan; sebagaimana yang anda tahu, Kristofferson sendiri merupakan aktor utama A Star is Born versi 1976.

  • Proses syuting di atas dibantu oleh drummer Metallica, Lars Ulrich. Pfft, akhirnya ada juga sesuatu yang mahir dilakukan Ulrich. ■UP

Follow Ulasan Pilem di twitter: @ulasanpilem dan di instagram: @ulasanpilem
Kunjungi Ulasan Pilem di facebook: facebook.com/ulasanpilem

back to top