(Review) The Nun

No Comments
Campuran dari sejarah misteri agama yang membosankan dan petualangan klasik yang tidak berhasil memanfaatkan konsep utamanya yaitu kebencian yang mengerikan dari Bonnie Aarons.


PLOT: Setelah kematian misterius seorang biarawati, seorang pastor dan seorang pemuda gereja serta seorang biarawati yang belum disumpah, dikirim untuk menyelidikinya. Begitu mereka tiba, mereka menyadari bahwa ada kekuatan jahat yang akan menghancurkan mereka. 

REVIEW: Penonton memiliki harapan besar terhadap jenis horor yang mereka sebut The Conjuring Universe. Kisah-kisahnya cenderung sama seperti yang dihadapi Ed dan Lorraine Warren dengan hubungan yang menginspirasi mereka. Bahkan film ANABELLE cenderung mengambil pendekatan yang lebih klasik. Dengan demikian, melangkah ke THE NUN, dirasakan akan sama meskipun tidak semuanya. 

Yang terbaru kali ini dari Corin Hardy sebagai sutradara film adalah terasa seolah-olah itu rumah angker yang muncul pada waktu Halloween. Dengan menggabungkan design keren dengan gambar religius yang menyeramkan. Kisah biarawati ini adalah kisah aneh yang tentu saja bisa menjadi cerita yang menyenangkan, bahkan bisa lebih dari itu. 

Suatu ketika pada tahun 1952, setelah seorang biarawati bunuh diri di Biara Carta, Rumania. Seorang pastor dan seorang biarawati yang belum disumpah pergi untuk menyelidiki. Sesampainya disana, mereka bertemu dengan pria yang dijuluki "Frenchie" (Jonas Bloquet) yang menemukan tubuhnya. Ketika mereka tiba di tanah suci, mereka menemukan bahwa ada bantuan ektra atas kejadian aneh yang terjadi. 


Termasuk juga seorang Ibu Pendeta yang penuh rahasia dan seorang biarawati yang terus menerus berdoa bagi jiwa mereka yang nampaknya tidak berada pada tempatnya. Tiba-tiba saja, Pastor Burke (Demian Bichir) dan Suster Irene (Taissa Farmiga) menyadari bahwa mereka harus menghancurkan kejahatan apapun yang telah mengambil alih tempat itu. Hanya saja jika mereka bisa melewati banyak sekali halusinasi, pertemuan yang mengerikan  dan hantu biarawati yang kejam  (Bonnie Aarons) yang membuat takut para penonton di sekuel 2016 lalu pada THE CONJURING 2. 

Dengan ini, diperkenalkan iblis kejam yang disebut "Valak", para pembuat film mengambil pendekatan yang sangat berbeda dari THE CONJURING. THE NUN lebih dari satu setengah jam, lebih cepat ya. Daripada pendekatan tradisional, malah dengan fitur yang baru ini menghadirkan situasi yang tidak masuk akal dan kisah yang seringkali berantakan. 

Ini sama sekali tidak diceritakan dahulu, tetapi bukanlah berarti hal yang mengerikan. Film ini dinilai memiliki terlalu banyak monster CGI dan juga aneh. Konyolnya, hal-hal seperti situasi ektrem dimana sangat sedikit kemungkinan mereka untuk bertahan hidup, akan tetapi entah bagaimana mereka tetap masi bertahan hidup. 

Keuntungan memiliki peran kecil adalah bahwa kita dapat memberikan fokus yang sama sehingga kita juga dapat mengenal setiap karakter yang terlibat. Baik Bichir dan Farmiga adalah aktor yang bagus, tetapi Blouquet lah yang memberikan penampilan paling menarik. Aktor ini memiliki semua aspek yang baik dan juga dia memberikan selera humor yang karismatik. Sebagai suster Irene yang polos, Taissa mengambil pendekatan yang lebih serius, seperti hal nya juga dengan Bichir. 


Dinamika ini terwujud lebih baik daripada yang diharapkan. Film ini terasa sangat menyenangkan ketika ketiga dari mereka bersama. Adapun pemain yang tersisa, adalah seperti pemain-pemain kecil dalam horor eksentrik yang membuat kita merasa ada sesuatu yang jahat yang mengikuti kita dari belakang.

Dengan mengambil pendekatan yang lebih fantastis, Hardy mengambil kisah yang perjalanannya tidak seimbang. Sepanjang film, setan dengan bentuk lain dan lebih dari satu bentuk itu terasa konyol. Setiap kali kita melihat salah satu makhluk aneh muncul, mereka justru bercanda untuk menutupi rasa takut. Namun, jelas banyak sekali pemikiran yang dimasukan ke dalam design set gothic yang sangat memuaskan. 

Secara visual ada banyak yang dapat dinikmati, terutama adegan kuburan yang menegangkan, di mana Pastor Burke mendapat banyak hal untuk mendekati entitas iblis. Meskipun ada sejumlah hal hebat, film ini secara keseluruhan tidak cukup untuk mendapatkan keseimbangan antara ketakutan dengan ketegangan yang ekstrem. 


THE NUN gila. Dan terkadang itu hal baik. Walaupun para aktornya bagus, pria yang dijuluki "Frenchie" ini memberikan penampilan yang paling menyenangkan. Jonas Blouquet sangat hebat dan hubungannya dengan THE CONJURING akan menjadi suguhan bagi penggemarnya. Ini adalah sebuah kisah pertualangan di dalam rumah yang akan membuat penonton tertawa sekaligus berteriak. 

Kengerian yang diselimuti dengan cerita setan yang konyol, tetapi menghibur. Tapi saya bertaruh bahwa film ini "gila". Dan pastinya akan mendapat apresiasi lebih dari penggemar terhadap dunia penyelidik hantu, setan dan segala bentuk kejadian supranatural. Kalian berani nonton?

JM Instagram


back to top